Kamis, 31 Maret 2011

SOUNDTRACK - Play-Mates



Kali ini Soundtrack diisi oleh sebuah band yang menawarkan musik yang berbeda, tentunya lebih semangat.:D

Berikut profil mereka :

Play-Mates is a Rock band formed in Jakarta, Indonesia in late 2010.

Starting from the boredom of Raga Dipa (bass) and Lalitya Laras (keyboard) with the music presented on the TV, they both try to form a rock band. Then Lalitya Laras invite her college friends, Fara Zachman as a vocalist and Yudhisirta as drummer. And to complete the formation, Raga invites his childhood friend Balum to fill the guitar position.

Play-Mates's musical product presents the wild & sexy rock music with a touch of funk and blues.


cek mereka di :
Facebook

cek juga lirik lagu mereka berjudul Kuda Besi.
nice song!

berikut link download lagu mereka : http://bit.ly/kudabesi

Sebuah Arti by : Kristin Aritonang


Tak terduga tapi terjadi
Pertemuan biasa dengan seorang pribadi
Menjadi warna baru dalam hari-hari
Canda tawa t’lah kami alami
Kekesalanpun tak luput menghiasi
Semua tertumpah
Semua tercurah
Seiring berjalannya waktu
Kedekatan yang kunilai masih biasa
Rasa egopun masih tampak
Walau terkadang terasa samar
Kepentingan, keinginan pribadi mendominasi
Semuanya karena terasa biasa dengannya
Namun, waktu tlah memberiku jawaban
Keputusannya untuk pergi meraih cita
Awalnya…..
Kurasakan suka
Raih citamu setinggi langit kawan !!!
Bahkan dihari terakhirnya bersamaku
Canda tawa masih menghiasi bibir ini
Seolah tak akan ada yang berubah
Tak bagiku, tak juga baginya
Lambaian tangan, pelukan kasih
Kuberikan dengan bersuka
Tapi………..
Hari berganti, t’lah lenyapkan senyuman
Bibir ini terasa kelu
Hanya seruan hati yang berkata, menangislah !!
Tak sadar, aku memang t’lah menangis
Entah apa artinya ini ?
Entah mengapa aku merasa sendu kini
Apakah karena dia ?
Apakah karena kepergiannya ?
Bukankah selama ini hubunganku hanyalah hubungan biasa ?
Ternyata….
Aku salah menilai
Semua tidaklah biasa
Dia telah memiliki satu tempat dihati ini
Sesalku, mengapa baru kusadari ?
Bahwa dia bukanlah teman biasa ?
Rasa sesalku karena bukan yang terbaik yang kuberikan
Rasa sesalku karena bukan yang terindah yang kusampaikan
Rasa sesalku karena bukan yang terutama kau dahulu
Namun semua telah terjadi
Tinggal penyesalan kini
Tapi terima kasihku akan semua ini
Yang t’lah memberi apa artinya memiliki
Yang ‘tlah memberi apa  artinya menjagai
Trima kasih, karena kusadari kau sahabatku

Rabu, 16 Maret 2011

Naked Traveler by Trinity by : Leny Valenia


hmm..hari ini mo nambah review buku neh,,,neh ada buku alkisah tentang seorang traveller aka tukang jalan-jalan kali ye lebih tepatnya yang bernama mbak Trinity ,, hmm.. komentar gue tapi baca neh buku cuma satu..IRI!! wkwkw..gimana kagak..ini orang [Trinity] adalah orang yang cukup beruntung banget bisa jalan-jalan ke banyak kota dan negara bahkan..luar biasa...petualangannya udah ntah kemana aje ,,,gituu loh,,

Gue suka banget cara penyampaian mbak trinitynya...cukup unik dengan buku-buku umumnya,,disini kita bisa menemukan hal-hal konyol yang dilakukannya dan yang terjadi dalam hidupnya..salah satu contoh adalah bagaimana mobil kesayangannya yang notabene kijang model lama ..rodanya lepas sndiri dan mengelinding di jalanan...atau bagaimana ketika dia bisa salah info tentang masalah visa di suatu negara,,, cukup seru,,nurut saya buku ini boleh banget buat dibaca lah,,,

apalagi buat yang masih newbie soalan jalan-jalan..paling ngga bisa jadi tau deh suka duka orang jalan-jalan terutama kalo jalan dengan kantong pas-pasan and ala backpacker,,lucu juga..ngakak juga baca buku ini ,,
buku ini sendiri sudah sampai seri ke-2 ..honestly.,gua lebih demen yang pertama aka yang blue cover itu lho,,hehehe... tapi bentar lagi kabarnya bakal diterbitin yang seri ke -3 oleh mbak Trinity,,so,,kita tunggu saja kabar gembiranya.. yihaaa..

that's all folks.. see you in the next book review.. ciaooo [sok gaya bahasa Paris-Paris gitu deh..wkwkw]

Selasa, 15 Maret 2011

Profesi Penulis Semakin OK! - Sitta Karina

Thanks buat mba Sitta Karina.

"Seorang penulis tidak hanya menjual karyanya, tapi juga membangun komunitas bersama pembacanya."

Tahun 2010 akhirnya menutup buku perjalanannya dan saya masih menjadi penulis.

Luar biasa sekali rasanya menjalani proses ini sejak usia 8 tahun (saat pertama kalinya saya menulis sebuah cerita) sampai sekarang dimana saya ke-17 novel saya sudah dibukukan dan tepat hari ini saya menyelesaikan cerpen ke-59, serta esai tentang remaja yang ke-14.

Dari dulu pertama kali menulisnya menulis ditemani segelas susu hangat (usia 8 tahun), Fanta merah (14 tahun), kopi dan Baileys (17 tahun), kopi dan (a bit of) Cocoa Old-Fashioned (22 tahun), dan kini cukup segelas kopi latte dingin saat usia 30 tahun (saya berhenti mengkonsumsi liquor sejak 7 tahun lalu). Saya bisa mengambil kesimpulan bahwa profesi penulis kini semakin berkembang, semakin dihargai dan semakin berdaya jual! Yes, cheers to that.a

Penulis adalah pekerja kreatif. Sebuah karya kreatif dinilai harganya oleh si penciptanya, namun seringkali pasar di Indonesia berbicara lain. Dulu profesi penulis dipandang sebelah mata—dianggap tidak bisa menafkahi diri sendiri, apalagi keluarga, dianggap tidak bergengsi dan kalah dengan profesi “tukang insinyur”—dimana penilaian itu sebagian besar dilihat dari nominal penghasilan yang diterima penulis dalam menjual karyanya.

Dulu pun menerbitkan naskah susahnya setengah mati. Mengirim naskah ke penerbit, menunggu giliran dilihat editor (bisa sampai 1 tahun lamanya), dan mentok-mentoknya semangat si penulis biasanya pupus karena si naskah ditolak. Sejak tahun 2010, semua itu seakan berubah: menerbitkan naskah mudah (bisa lewat penerbit besar, kecil, atau bahkan menerbitkan sendiri), ditambahkan dengan dukungan media sosial seperti Twitter dan Facebook yang mempercepat penyebaran berita (termasuk tentang karya kita) tapi yang susah tetap satu, yaitu memasarkannya.


Yup, penulis adalah pemasar. Menurut saya, penulis tidak bisa hanya bergantung kepada penerbit untuk menjual karyanya. Yang paling tahu isi dan karakter tulisanmu ya kamu, maka kamulah orang yang paling tepat untuk menjualnya.

Terus, gimana menjualnya? Siapa yang mau beli karya dari orang yang tidak dikenal siapa-siapa? Sambil kamu (terus) menulis, pada saat yang bersamaan kamu membangun namamu yang merupakan “merk” atau “produk”. Personal branding. Dan ini tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat apalagi instan. Kamu membangunnya, menitinya perlahan-lahan, waktu demi waktu, dengan kegigihan, kesabaran, and don’t forget to have fun along the way too!

Seorang penulis tidak hanya menjual karyanya, tapi juga membangun komunitas bersama pembacanya, secara langsung maupun tidak langsung. Untuk menjual karyanya bisa dilakukan secara offline (di toko buku, bazar dan pensi sekolah, nitip di distro, dll) maupun online (melalui toko online maupun memanfaatkan social media).

Capek? Pastinya. Menulis saja sudah capek, ditambah menjual “dagangan” sambil membangun personal brand kita, berarti beneran dong ya bahwa penulis tuh nggak punya “kehidupan” dan suka menyendiri? Nah, itu adalah pendapat yang kurang tepat. Penulis menyendiri saat ia sedang menulis karena itu adalah suasana paling tepat demi memaksimalkan otak dan perasaannya dalam mengolah imajinasi dan pemikiran untuk kemudian dituangkan dalam tulisan. Menyendirinya sih bisa di mana saja—kafe, coffee shop, taman, atau sesimpel di kamar kita sendiri.

Dimulai dari booming-nya era social media di Indonesia selama 2010, profesi penulis di tahun depan bisa lebih gemilang. Selain harus produktif, tekun mengasah kreativitas, jadi pengamat “kehidupan” yang baik, dan jeli melihat peluang, penulis dapat melakukan bermacam-macam pekerjaan yang dasarnya adalah #menulis:

1 Novel
2 Cerpen
3 Buku cerita anak
4 Artikel self-help dan life tips – biasanya dimuat dalam koran dan majalah
5 Ulasan perjalanan – tulisannya bisa dikirim ke majalah remaja dan majalah wanita
6 Esai – biasanya dimuat dalam koran dan majalah. Esai tidak berarti harus membahas topik yang “berat”. Esai saya yang dimuat di majalah CosmoGIRL! edisi akhir tahun ini berjudul “Drama-Queen” :)
7 Buku how-to – apa passion-mu? Akan lebih mudah menulis buku panduan terhadap sesuatu yang kita suka sekali dalam hidup
8 Product endorser in social media – kita membuat iklan mini tentang suatu produk di ranah media sosial, bisa di Facebook, Twitter, blog, bahkan Youtube!
9 Web content – kita diminta menulis artikel yang isinya sejalan dengan situs produk tertentu
10 Kumpulan puisi – tulis puisinya, apresiasi bersama teman-teman pencinta puisi, kirim ke majalah atau bukukan menjadi buku kumpulan puisi!
11 Blog – isi blogmu bisa saja berupa sponsored post, yaitu tulisan blog yang disponsori suatu produk
12 Pengajar pada workshop menulis
13 Skenario film
14 Copywriting
15 Jurnalisme atau kewartawanan

Terus, apa saja sih yang bisa dilakukan penulis—atau calon penulis—dalam berkarya?

* Ciptakan cerita yang memorable—atau bahkan karakter yang memorable. I’m so happy that most readers love #Hanafiah !
* Luangkan waktu tiap hari untuk menulis. To put it simple, one day = one page. Bisa dong? :)
* Bikin website pribadi untuk meng-update karya-karyamu. Pertama kali saya bikin situs www.sittakarina.com adalah saat masih kerja jadi konsultan di Accenture. Ceritanya saat itu belajar coding sedikit-sedikit (walau akhirnya gagal). The web was pink all over!
* Aktif mempromosikan karyamu (walau belum diterbitkan secara komersil), misalnya menjual bukumu dan mengadakan diskusi buku saat bazar dan pensi di sekolah
* Bikin jejaring di media sosial dan selalu update tentang hasil kreatifmu. Bisa berupa akun Facebook, Twitter... dan isinya jangan curcol semua ya.
* Naskahmu harus, harus, harus selalu diedit, siapapun penerbitnya. Kalau mereka tidak menyediakan editor, berarti kamu harus rela membayar jasa editor lepas untuk melakukan ini.
* Penulis adalah pekerja lepas (freelancer). Harus dicamkan bahwa kontrak kerjasama antara penerbit dan penulis sebaiknya mengikat karyanya saja, bukan si penulisnya. Penulis berhak bekerja sama dengan pihak manapun; ia bukan hanya milik satu penerbit saja.
* ...................................... (silakan kamu isi sendiri)


Tahun 2010, 2011, dan tahun-tahun mendatang pasti masih menyisihkan tempat bagi penulis. Untung saya tidak berhenti jadi penulis ketika naskah ditolak melulu dan merasa kurang puas dengan masalah royalti maupun honor. Selain karena menulis adalah passion saya, saya yakin dalam pekerjaan apapun, kalau dilakoni dengan “produktif dan kreatif” pasti akan membuahkan apresiasi tinggi bagi penciptanya, materi maupun non-materi.

Ahem, long live writers in 2011! *Champagne—oops, coffee mug toast*


PICTURES: THINGSTHATINSPIREE.TUMBLR.COM, PRIVATE COLLECTION

sumber utama : http://www.sittakarina.com/

http://sittakarina.posterous.com/profesi-penulis-semakin-ok#!/

Senin, 14 Maret 2011

Buat kamu yang mau kirim tulisan, baca ini dulu!

Buat yang mau ngirim tulisan ke Pojokpenulis, silakan ikuti tata caranya..

Beberapa syarat umum :
- Tulisan harus karya kamu sendiri dan belum pernah diterbitkan, tidak sedang diikutsertakan lomba, dan belum pernah dipublikasikan di media lain kecuali blog pribadi.

-Tulisan tidak menyinggung unsur SARA, tidak vulgar, dan berbau pornografi

Format pengiriman tulisan :

-tulisan dibuat pada file .doc ( Microsoft Word ) dengan menggunakan huruf calibri ukuran 12. Tidak perlu memasukkan gambar ke dalam filenya. Jika ingin menggunakan gambar sebaiknya simpan pada file terpisah.

-pada email sebaiknya menulis subjek : ( judul tulisan - nama penulis lengkap )
contoh : Dream, believe it, make it happen - Mita Vacariani

-untuk file doc. sebaiknya sudah diberi nama dengan format yang sama dengan subjek email.
contoh : Dream, believe it, make it happen - Mita Vacariani.doc

-Tulisan dibuat dalam format kertas A4. Ini untuk memudahkan jika tulisan hendak diposting di blog.

-Jangan lupa like fans page pojok penulis di FB : pojok penulis

Jika ada pertanyaan bisa dikirimkan melalui email.
mitavacariani@gmail.com

Rabu, 09 Maret 2011

Buat band yang mau masukin lagunya ke sini ikuti langkah berikut

Thanks banget buat band-band yang sudah mengirimkan profilnya ke email kami.
Beberapa sudah ada yang menarik.:D

Sekedar info kami ingin proses pengiriman emailnya bisa lebih rapi lagi.
Supaya kami bisa mengenal lebih dekat band2 yang masuk.

Buat band yang mau masukin lagunya ke sini ikuti langkah berikut :

1.Punya akun reverbnation
2.Pada saat mengirimkan email ikuti format berikut :

subjek : soundtrack - ( nama band - kota asal band kalian - aliran )

isi :
Nama Band :
Alamat Reverbnation :
Judul lagu andalan :
Alasan Kalian hendak memasang lagu di Pojokpenulis :


*kriteria lagu yang diterima adalah bahwa lagu tersebut sangat pas untuk didengarkan sambil membaca tulisan di blog. So buat band yang lagunya mungkin agak keras sebaiknya membaca ini.:D.

*sebaiknya lagu yang dipasang adalah lagu dengan kualitas rekaman yang baik. Tentunya bukan lagu yang sekedar direkam sederhana tanpa proses mixing yang baik.
balik lagi kami ingin setiap pembaca bisa dihibur dengan lagu yang dipasang.

*band yang sudah mengeluarkan album akan menjadi prioritas utama, tentu karena mereka sudah melalui proses yang sangat panjang dan patut dihargai.


--------------------------------------------------------

Step selanjutnya :
setiap band yang kami rasa cocok akan kami hubungi untuk segera mengirimkan profil lengkap, baik biografi, foto, album, dll untuk kami posting dalam posting khusus.

contoh :
Luce

Setiap band yang sudah terpasang akan tersusun rapi di :
SOUNDTRACK


Lagu yang terpilih akan dipasang dalam waktu minimal 1 Minggu.

Thanks buat LUCE - lagu kalian keren!:D

Selasa, 08 Maret 2011

mellow miao miao by : Leny Valenia

hari ini melllow banget ...ngga tau kenapa?ntah karena cuaca yang tak jelas ato karena emang gua yang tak jelas ,hehehee,,,


mellow miao miao lah kalo istilah gua,,kenapa mellow miao miao ,,ngga tau deh..karena enak aja kata-kata mellow miao miao

parra mellow miao miao biasanya sendu aja pikirannya,,macam kucing lagi suntuk,,pengen tidur,,diem aja ..

and satu lagi para mellower biasanya demennya lagu-lagu tak jelas,,tidak hanya selalu lagu pop yang sedih saja...tergantung sifat orangnya,,kalo dia demen lagu rock yaa,,otomatis,,si mellow miao miao yang satu ini akan menyetel lagu rock dengan nuansa sedih ato bahkan dengan gebukan drum yang sangat keras ..yang penting ..liriknya maaan... or maybe tipe mellower miao miao yang hatinya lembut ya pasti dengerin lagu sedih-sedihan,,

jiah...singkat cerita,, mellow miao miao lah intinya..kagak nyambung,,,emang begitulah sesuatu yg lagi dibuat oleh seseorang yang kena sindrom mellow miao miao ,,,

Leny Valenia

Dream, believe it, make it happen by : Mita Vacariani

Dream, believe it, make it happen..
Kata-kata itu saya dapatkan dari hasil pembicaraan dengan seorang sahabat. Saya dan dia senang berbagi mimpi. Meskipun kami sering mendengar orang bilang "hari gini mimpi" atau "realistis aja deh sama kehidupan", tapi saya dan sahabat saya itu masih punya keberanian untuk memiliki mimpi.

Ternyata memiliki sebuah impian, sekecil apa pun itu, membutuhkan keberanian yang cukup besar. Saya masih melihat banyak orang tidak berani memiliki mimpi. Mereka terlalu takut mimpi mereka itu tidak tercapai dan takut kecewa. Akhirnya mereka memilih untuk tidak bermimpi dengan alasan hidup yang realistis. Lebih menyedihkan lagi karena ternyata pemikiran ini ditanamkan pada anak-anak mereka. Orang tua mengajarkan anaknya untuk sekolah atau kuliah supaya cepat kerja, cepat dapat uang. Malahan sebagian mereka bilang, kuliah pilih jurusan yang gampang saja, yang cepat lulus dan dapat kerja. Padahal kerja kan tidak melulu soal uang. Lalu kemana impian dan cita-cita yang si anak punya waktu kecil dulu, yang kepingin jadi dokter lah, atau jadi insinyur lah, atau jadi presiden. Semua cita-cita itu lalu dianggap angin lalu. Tidakkah mereka tau, Barrack Obama juga dulu dianggap bodoh waktu punya cita2 menjadi presiden, tapi karena cita-cita itulah kini beliau bisa memimpin negara adikuasa. Lalu sebut saja sejumlah tokoh besar seperti walt disney, Mozart, sampai Agnes Monica..semua pencapaian mereka dimulai dari sebuah mimpi.

Beberapa waktu yang lalu, adik sepupu saya bercerita kalau dia diterima di fakultas hukum. Kemudian dengan berapi-api dia cerita tentang impiannya menjadi pengacara hebat. Tapi tidak lama sesudah itu dia harus membuang mimpinya karena ayahnya bilang, "mau jadi apa nanti kalau kuliah hukum? kuliahnya lama, susah kerjanya, harus ambil S2, mahal. Kuliah yang pasti2 aja biar cepet dapet kerja." Sayangnya adik sepupu saya itu kurang berani berjuang untuk mimpinya, dan yang berikutnya saya dengar akhirnya dia memilih jurusan yang dipilihkan ayahnya.

Sedih rasanya mengetahui cerita ini terjadi begitu dekat dengan saya. Saya bersyukur saya masih berani memiliki mimpi dan berani berjuang untuk mewujudkannya. Saya juga bersyukur masih dikelilingi sahabat2 yang juga memiliki keberanian yang sama dan terutama memiliki orang tua yang masih mendukung dan menghargai apa pun yang saya putuskan. Meskipun saya tidak bisa menutup mata, ada orang yang dekat dengan saya, adik sepupu saya itu misalnya, yang memilih mengalah dengan realita.

But, hey, lagi-lagi..mimpi adalah soal keberanian juga. Berani untuk memiliki impian besar berarti berani untuk percaya, berani untuk berjuang dan mewujudkannya..
So, dream, believe it and make it happen, would you???

Mita Octavacariani

SOUNDTRACK - Luce

Pengisi soundtrack kali ini adalah : Luce
beranggotakan Martha (Vocal), Odan (Drum and Cajon), Roy (Guitar).
Band yang berasal dari Jakarta ini mengusung aliran pop.


mau mengenal mereka lebih dekat,
cek facebook mereka juga follow twitternya juga di @LuceIndonesia

Kamis, 03 Maret 2011

mentariku by : Alin Shagala












Pagi ini aku ingin bercerita,
Pada mentari yang lebih dulu menyambut aku
Dengan kehangatan sinarnya mengingatkan aku akan sesuatu
Sesuatu tentang kasih yang tidak pernah hilang
Meski kadang pun mengingatkan kasih yang pernah hilang dengan tiba-tiba
Tapi itu tidak menjadi penghalang untuk aku terus memiliki kasih
Mentari, banyak ceritaku pagi ini..
Tentang beberapa perasaan yang membingungkan
Tentang hal-hal yang sulit aku mengerti
Tentang kata-kata yang ingin aku ucapkan
Tentang sebuah harapan yang selalu kupegang
Tentang mimpi yang kunantikan hingga menjadi nyata
Mentari, telah mengiringi setiap langkahku
Mengikutiku dengan setia
Meski satu waktu aku menyerah,
Tapi kesetiaanmu menyadarkan aku untuk kembali berlari
Mentari, akan aku buktikan kesungguhan hatiku
Untuk menggapai semua jawaban dari semua ceritaku pagi ini..