Monday, July 12, 2010

tak terlintas by : Haris


ku jatuh dan terjatuh lagi
seakan lembah kelam menjadi sobat ku
menjauh dan terus berlari
isi hati ini mulai membatu

lembah kelam menemaniku lagi
memelukku sebegitu eratnya
hasrat terpendam untuk mendaki
melepaskan diri dari peluk-nya

detak jantungku mulai melemah
harapan dan mimpi indah memudar
tanpa harapan ku melangkah
tanpa harapan ku terkapar

terlihat jauh di atas sana
seseorang menanti-ku
namun jauh disana
lembah memisahkan-ku

tak ku kenal nama-Nya
Dia memanggil nama ku
kuabaikan diri-Nya
tanganya terulur untuk ku

Lembah kelam diabaikan-Nya
'tuk menggapai jemari-ku
tak terlintas ini smua
DIa peluk erat hidup-ku

Cinta-Nya lebih dari sebuah maha karya
jutaan warna tak melukiskan Cinta-Nya
jiwa ini terpana dan terpaku
http://www.puisicinta.tk/

Tuesday, July 6, 2010

Ketidakmustahilan

Ketidakmustahilan
Tak hanya satu atau dua
Tak terhitung banyaknya…
Ya permintaan yang Ia genapi bagiku
Saat kujumpai Ia dalam kamar rahasia
Mulai kuungkapkan kata demi kata
Dari yang kuyakini pasti terjadi
Sampai kata-kata ragu yang terucap
Memenuhi bibir ini
Kelu dalam diam, ketika kudengar Ia berucap
Mengapa keraguan itu ada dalam mulutmu?
Mengapa kebimbangan itu menghiasi pertemuan kau dan Aku?
Bukankah ketidakmustahilan adalah kesukaanKu?
Tak cukupkah semua ?
Tuk buktikan bahwa Aku lebih dari mampu?
Airmata ini jatuh karena hati yang meragu
Kata-kataNya t’lah ingatkanku akan ketidakmustahilanNya
Kedepan ……
Kan kuhiasi perjumpaan aku dan Dia dengan ketidakmustahilan

Hanya lima menit

Canda tawa, tangis bahagia,kesedihan
Bahkan kemesraan dalam persahabatan kita
T’lah hiasi setiap sudut tempat ini
Tak pernah cukup waktu
Saat kebersamaan kita tlah dipertemukan ditempat ini
Namun, semuanya t’lah sirna
Hanya dengan lima menit
Ketika kau memilih kata pisah !!!
Karena sebuah kesalahan yang t’lah lalu
Tak pernah kusangka
Tak pernah terbersit olehku
Saat kata yang menyakitkan itu terucap dari bibirmu
Adakah persahabatan dapat berakhir?
Kurasa tidak
Tempat ini adalah saksi…………
Saksi perjumpaan pertama kita
Juga saksi perpisahan yang tak pernah kuingini
Tapi….
kuharap keadaan ini hanya sementara
Kan kutunggu kau kembali ditempat ini

Saturday, July 3, 2010

embun pagi by : Alin Shagala



embun pagi ini sambut hariku,
hari dimana aku bisa melihat matahari.
Merasakan anugrah Tuhan yang ada dalam setiap hitungan detik.
Katakan kepada setiap alam untuk menyatakan keindahanNYA
Setiap cahaya diberikanNya untuk setiap langkahku..
Disuatu pagi aku tidak melihat embun itu lagi..
Apakah ada cerita tawa dan senyuman hari ini..
Siapa yang akan berada disisiku hari ini..
Aku sangat takut..
Aku tergesa-gesa dalam langkah egoisku..
Aku terjatuh…
Langkah menuju pintu pun terasa semakin jauh
Cahaya itu seperti hilang.
Tidak ada sedikit arah untuk melangkah, walau hanya selangkah pun..
Kasihku pudar dan hanyut dalam kegelisahan..
Pada hitungan detik mataku menjatuhkan air..
Langkahku seperti lumpuh…
Aku hanya terdiam dan tidak sanggup untuk berdiri tegak
Tuhan, Engkau tahu luka hatiku..
Tuhan, Engkau tahu betapa jauh langkahku dari sudut mataMU..
Terimakasih Kau balut luka hatiku..
KASIH….itulah yang selalu Kau tanamkan dilubuk hatiku
Kemenangan ..itulah yang menjadi ketetapanMU atas hidupku
Aku tahu…aku harus melangkahkan kakiku kembali pada cahayaMU
Esok aku akan melihatMU kembali..
Untuk ceritakan kemurnian kasihMU ..
Langit kembali Kau sediakan..
Matahari kembali berikan cahaya..
Embun kembali sambut pagi..
Tuhan terimakasih untuk pagi ini..
Aku tahu
bahwa hari ini,
esok
dan
detik-detik yang akan datang
Kau mengasihiku…