Sabtu, 02 Agustus 2014

Tentang Saya dan Sebuah Doa yang Tulus by : Mita Vacariani


Your prayer for someone may or may not changes them, but it always change you

Konon katanya ketika kita memiliki sebuah keinginan, mulailah dengan doa. Mintalah maka akan diberikan kepadamu.

Saat ini saya juga sedang menaikan sebuah doa. Doa yang sederhana, untuk seseorang. Saya berdoa untuk pekerjaannya, kesehatannya, pergumulan-pergumulan yang selama ini dia ceritakan, dan semua hal yang saya ingat tentang dia dan bisa saya doakan. Tapi kemudian dia mengecewakan saya. Saya sampai ada di titik, malu pada diri saya sendiri dan pada Tuhan, kenapa saya sampai terpikir berdoa untuknya. Tidakkah doa saya sia-sia??

Sampai akhirnya saya sadar akan suatu hal. Bahwa doa saya selama ini hanyalah tentang keinginan saya, permintaan saya, dan semuanya merujuk kepada keegoisan saya sendiri. Mungkin kamu juga pernah seperti itu. Mendoakan supaya seseorang berubah, tujuannya supaya dia lebih baik sama kita. Atau mungkin berdoa supaya seseorang menjadi seperti yang kita inginkan, supaya kita bahagia dan mendapatkan sosok yang ideal sesuai harapan kita.

Tidakkah itu adalah doa yang egois? Bukankah doa bukan lagi berpusat tentang kita, tapi semua tentang Tuhan. Bukan lagi tentang apa yang kita inginkan, tapi apa yang Tuhan inginkan.

Kekecewaan ini ternyata mengingatkan saya untuk menaikkan doa dengan tulus. Bahwa ketika saya berdoa untuk seseorang, tujuannya adalah yang terbaik bagi orang itu, bukan untuk saya. Sekalipun ternyata dia mengecewakan, tapi yang terpenting kita telah melakukan bagian kita, berdoa untuknya.

Hari ini saya memutuskan tetap melakukan bagian saya, berdoa. Mungkin dia belum berubah, mungkin dia tidak akan pernah tahu tentang doa-doa yang saya naikkan, tapi pola pikir saya yang sudah berubah. Saya yang diajar berdoa dengan tulus dan tidak egois. Saya diajar untuk berserah dan membiarkan Tuhan melakukan bagianNya. Dan akhirnya saya percaya tidak ada yang sia-sia dari sebuah doa.


Tha..100614..11 p.m

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar