Sabtu, 02 Agustus 2014

Untuk Kamu yang Akhirnya Pergi by : Mita Vacariani



If he belongs to you, he will back..but if not, just believe that you deserve better..

Sahabat saya mengatakan hal ini. Waktu itu saya sedang bersedih karena baru saja ditinggalkan seseorang. Seseorang yang baru saja mengisi hati dan hari-hari saya. Bahkan kisah kami belum saja dimulai. Percayalah rasanya lebih sakit daripada patah hati.

“Lo tau kemana harus cari gue, kalo ntar kangen,” itu katanya. “Lo aja yang kangen, gue nggak,” itu balasan saya, padahal maunya sih bilang, “Gue pasti bakalan kangen banget sama lo.”

“Waktu gue ada di Bandung, lo nggak pernah kangen sama gue,” Dia mulai merajuk. Kata siapa? Saya selalu kangen, tapi saya terlalu pandai menyimpannya sendiri.

“Baik-baik ya Mit, ntar klo ada cowo yang deketin, pastiin orangnya jangan kaya gue,” hanya itu pesannya. “Lo juga baik-baik ya, kalo deketin cewe, pastiin orangnya kaya gue.”

Nggak ada farewell party, nggak ada pelukan perpisahan, hanya ada punggungnya yang perlahan menjauh. Beberapa dari mereka datang dan pergi. Beberapa tinggal dan meninggalkan jejak di hati kita. Kadang mereka yang kita kira pergi mungkin hanya bersembunyi untuk kembali. Dan untuk kamu yang akhirnya pergi..mungkin waktu kita saja yang sudah habis. So long and be good..untuk kamu yang pernah datang dan kini pergi.


Tha..090314..10p.m.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar