Senin, 06 Juni 2011

Book Review : Travelers' Tale. Belok Kanan : Barcelona! by : Elfriska Sihombing


Travelers' Tale.
Belok Kanan : Barcelona!



Judul novel: Travelers’ Tale
Penulis      : Adytia Mulya, Alaya Setya, Iman Hidajat, dan Ninit Yunita
Penerbit    : Gagas Media

Dari kecil saya emang pengen banget pergi ke luar negeri. Bukan untuk jalan-jalan, tapi untuk sekolah. Beruntung atau apalah namanya, waktu SD saya disekolahkan di luar negeri alias SWASTA (haha :D). Sempet ditawarin home stay di Jepang waktu SMP, tapi eh, gara-gara orang tua belum mampu ngebiayain, kesempatan itu kandas juga. Yah, mungkin belum aja kali ya.. (menghibur diri dengan sapu tangan, tersedu-sedu). Yang pasti review saya kali ini akan ngebahas satu novel yang akhirnya bikin saya tetep bermimpi, kalau saya memang harus ke luar negeri suatu hari nanti (soundtrack: Maju Tak Gentar)

Editor : “Woi! Reviewnya manaaa? Kok malah curhattt!!! %&$#@” *nendang-nendang meja, pukul-pukul dinding, dan garuk-garuk tanah.
Saya: *manggut-manggut minta maap…

Let’s start!
*mimik serius

Dari cover bukunya, awalnya saya sempat mengira kalau buku ini adalah novel terjemahan, tapi ternyata bukan (saya kecewa karena terkaan saya salah - nangis-nangis di lantai).

*serius lagi

Seperti novel kebanyakan, tema cerita novel ini mengangkat (lagi-lagi) tentang cinta. Tapi, so what gitu loh? Tema cinta emang ga pernah ada matinya! Bagai sayur tanpa garam, mungkin kira-kira itulah analog hidup tanpa cinta. Mungkin lebih parah… um… bagai teh manis tanpa gula atau bagai nasi kuning tanpa kunyit alias nasi putih.

*editor mulai ngasah samurai…

Travelers Tale mengisahkan persahabatan masa kecil yang akhirnya harus sampai pada perpisahan karena para tokohnya harus hijrah ke luar negeri demi menggapai mimpi masing-masing di negara yang berbeda-beda. Ceritanya terus berlanjut sampai perjalanan tiap tokoh untuk tiba di Barcelona, dimana akhirnya keempat sahabat lama itu pun kembali bersua untuk suatu hal penting yang disebut UNDANGAN atau orang batak biasa sebut : PESTA! *perkenalkan saya orang batak tulen. Hehe.

*tanduk editor mulai nongol…

Buku ini jadi menarik karena selain kita disuguhkan dengan cerita yang menarik, isinya juga menggambarkan situasi di berbagai belahan dunia (yang selalu menjadi impian saya untuk saya jejaki). Ada lagi yang unik dari buku ini! Pembaca tidak hanya membaca satu sudut pandang. Empat tokoh dalam cerita ini menceritakan pengalamannya pribadi lepas pribadi dengan gayanya sendiri. Jadi, walaupun situasi yang dialaminya sama, namun kita dapat membacanya dalam empat versi!

Jadi tunggu apalagi?? Buruan baca novelnya dan jangan lupa siapin passport dan visa kamu, karena kamu akan dibawa keliling dunia. Have a nice read… ^,^ !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar